Keseimbangan Tuhan dalam Mengabulkan Permohonan Hamba-Nya





KESEIMBANGAN TUHAN DALAM MENGABULKAN PERMOHONAN HAMBA-NYA


Tuhan adalah maha segalanya, yang bisa mengabulkan permintaan Hambanya, yang tulus ikhlas dalam berdoa dan berjuang sungguh-sungguh untuk mendapatkan apa yang di inginkannya, tetapi tuhan juga mempunyai sunatullah (hukum alam/ hukum keseimbangan) yang itu harus di jalani setiap insan yang ingin mendapatkan apa yang dia inginkan.

Keseimbangan pemberian tuhan terletak pada apa yang kita dapatkan dan juga apa yang rela kita lepas, seperti selama ini yang mungkin kita tidak menyadari ada hikmah di balik setiap kejadian yang kita terima, baik kejadian yang menyenangkan maupun kejadian yang menyedihkan. Kalau kita lebih mengamati sunatullah yang kita jalani agar tuhan bisa mengabulkan apa yang kita inginkan, pastinya tuhan akan menghilangkan apaapa yang bertentangan dengan apa yang nantinya kita ingin dapatkan. Entah itu logika umum atau menag skenario Tuhan yang di berikan dengan hukum yang sudah dia buatnya.

Semisal contoh nya adalah ada seorang hamba yang sangat ingin sekali mengerjakan Sholat subuh tepat waktu, dia selalu berdoa kepada tuhan agar bisa Sholat subuh dan bisa sholat subuh tepat waktu tapi karna dia keseringan begadang tidur terlalu larut malam, akhirnya ketika adzan subuh berkumandang dia bangun, tapi apa daya mata sangat berat untuk di buka, badan juga masih terasa berat untuk bangun dari tidurnya, yang membuat akhirnya dia kembali melanjutkan tidurnya, dan menjalankan sholat subuhnya agak kesiangan atau malah tidak menjalakan sholat subuhnya, karna waktu sudah sangat siang.

Tuhan mengabulkan doanya, dia bisa sholat subuh tepat waktu, tapi tuhan juga menghilangkan kebiasannya yaitu begadang, dengan cara apa, memberikan nikmat sakit kepada dia, otomatis ketika dia sakit, dia tidak bisa begadang karna badan terasa tidak enak, dan di haruskan untuk banyak istirahat, mungkin itulah hukum keseimbangan Tuhan dalam mengabulkan permintaan hambanya yang hanya ingin melaksanakan kewajiban Sholat subuh tepat waktu. Dengan cara menghilangkan nikmat sehat yang dimiliki hambanya.

Ada lagi seperti contoh dalam film keluarga cemara, yang dimana keluarga cemara menceritakan 4 anggota keluarga yang sangat berkelimang harta, tapi sangat sedikit waktu yang bisa di berikan untuk sekedar kumpul dengan keluarga, yang di pikirkan hanyalah kerja, kerja, dan kerja, berangkat pagi pulang malam. Hal ini yang di rasakan oleh kedua anakanya, yang dimana pada momen spesial yaitu ulang tahun anaknya yang perempuan, padahal sang ayah sudah janji datang, karena ada tuntutan pekerjaan dia tidak datang, dan momen momen yang selain nya juga demi pekerjaan ayah nya tidak datang ke acara anakanya. Sampai pada akhirnya anaknya sangat kecewa dengan ayahnya, dia ingin sekali dekat dengan keluarga, bisa berkumpul dengan keluarga yang utuh. Akhirnya dari itu semua tuhan mengabulkan permintaan anaknya itu dengan cara memberikan musibah kepada ayahnya yang bekerja, yaitu usaha ayahnya bangkrut karena terlilit hutang, yang akhirnya rumah mereka yang jadi jaminan harus di sita, dan keluarga cemara pindah di sebuah desa rumah miliki kakek. Disana mereka hidup bahagia, bisa berkumpul bersama secara terus menerus, walaupun dengan keadaan ekonomi yang sekedar cukup.

Dalam hal ini menujukan bahwa di setiap doa musibah yang kita alami ini ada hikmah yang bisa kita ambil dan kita jadikan pelajaran, tidak hanya itu, bisa jadi musibah yang kita alami ini adalah salah satu konsekuensi yang harus kita terima demi mendapatkan apa yang kita panjatkan kepada tuhan. Karena apa yang kita minta bertentangan dengan kepribadian kita. Jadi menurut saya titik keseimbangan tuhan ada di situ, di setiap permasalah atau musibah yang kita alami kemungkinan ada sisipan doa yang di panjatkan kepada tuhan terkabulkan. entah doa kita atau doa orang yang sayang dan peduli kepada kita. Jadi jangan pernah menyesali musibah yang kita dapatkan, karena itu adalah ujian tuhan yang di berikan kepada kita demi mendapatkan sesuatu yang lebih dari tuhan. jadi relakan apa yang hilang dan sambut yang akan akan datang.


_KR_
18juli2019

Comments

Popular posts from this blog

Tuhan yang menyadarkan

sabar menunggu kabar